SUBSIDI LISTRIK 2009 Rp.72,61 Triliun
Juni 5, 2008 in BBM BIKIN UANG HABIS, BHUTTO, DAFTAR LINUX TERBARU, INFO LISTRIK 2009, KASIHANILAH RAKYAT MISKIN, Madinah al-Munawwarah, PBB, PRESIDEN, SCAN VIRUS BERAPA BULAN SEKALI, anda ingin anak anda pintar, di magribi, jenis komputer
Tags: LISTRIK BERSUBSIDI
PT PLN (Persero) memproyeksikan kebutuhan subsidi listrik tahun anggaran 2009 akan mencapai Rp72,61 triliun.
Direktur Utama PLN, Fahmi Mochtar, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Selasa (3/6) malam mengatakan, kebutuhan subsidi listrik tersebut dengan asumsi pertumbuhan penjualan listrik 6,72% dan marjin dua persen.
“Asumsi lainnya konsumsi BBM 6,2 juta kilo liter, susut jaringan 10,4%, kurs Rp9.200 per dolar AS, dan harga minyak mentah US$130 per barel,” katanya.
Menurut dia, sebenarnya total kebutuhan subsidi mencapai Rp75,73 triliun, yang terdiri dari subsidi berjalan Rp70,6 triliun, kekurangan subsidi 2007 Rp4,41 triliun, dan kekurangan subsidi 2008 Rp720 miliar.
Namun, dengan program penghematan subsidi yang ditargetkan mencapai Rp3,12 triliun, maka alokasi subsidi mencapai Rp72,61 triliun.
Ia juga mengatakan, pada 2009 target komposisi energi primer pembangkit adalah BBM 19,45%, batu bara 47%, gas 23,2%, panas bumi 2,7%, air 7,6%, dan biodiesel 0,05%.
Sedang pada 2008, komposisinya adalah BBM 29,15%, batu bara 39,94%, gas 20,53%, panas bumi 3,2%, air 7,14%, dan biodiesel 0,04%.
Mengenai program penghematan tahun 2008 yang ditargetkan mencapai Rp5 triliun, menurut Fahmi, pengalihan bahan bakar pembangkit PLTD dari solar ke minyak bakar sudah berjalan di luar Jawa sebesar 170 MW.
Selanjutnya, PLTGU Muara Tawar juga akan mendapatkan pasokan gas sebesar 30 BBTUD dari PT Pertamina pada Juni 2008, PT PGN sebesar 90 BBTUD pada Juli 2008 dan 200 BBTUD pada Oktober 2008.
“Dengan upaya-upaya penghematan lainnya, maka kami optimis target efisiensi tahun 2008 sebesar Rp5 triliun bisa tercapai,” katanya.
Penghematan Subsidi Listrik Diproyeksikan Rp18,77 Triliun.
Pemerintah memproyeksikan penghematan subsidi listrik dengan skenario optimis pada 2008 akan mencapai Rp18,77 triliun. Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen ESDM J Purwono di Jakarta, Kamis mengatakan, nilai penghematan itu berasal dari program insentif dan disinsentif Rp15,5 triliun, pajak pertambahan nilai (PPN) Rp2,1 triliun, dan program lampu hemat energi (LHE) Rp1,17 triliun. “Angka itu merupakan skenario optimis,” katanya.
Kalau skenario pesimis, lanjut Purwono, nilai penghematan hanya Rp12,09 triliun yang berasal dari program insentif dan disinsentif Rp8,82 triliun, PPN Rp2,1 triliun, dan LHE Rp1,17 triliun.
Skenario optimis apabila pelanggan listrik berhemat sebesar 20 persen dibandingkan pemakaian pada 2007, sehingga PLN bisa menghemat pemakaian BBM sebesar Rp15,5 triliun.
Sementara skenario pesimis jika pelanggan listrik tidak berhemat atau sama dengan pemakaian tahun 2007, sehingga PLN mendapat tambahan pendapatan dari disinsentif tarif sebesar Rp8,82 triliun.
Pemerintah akan memulai program insentif dan disinsentif tarif listrik pada rekening bulan Maret yang ditagihkan April 2008.
CARI DOLAR D INTERNET
ANDA BUKA INTERNET???MAU ANDA DI BAYAR KUNJUNGI SITUS INI DI JAMIN GAK NYESAL!!!
KALENDER BARU
DAFTAR BLOG
DOWNLOAD FREE- Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
BLOG ARSY- Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
mp3 free WALI”DIK” Ahmad Dhani ft Cinta Laura-UmbreLLa- Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.


No Comments Yet